Cover Image

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI HIDROPONIK DI KABUPATEN TAKALAR (STUDI KASUS PADA KELEMBAGAAN EKONOMI PETANI (KEP) AMANAH MARBO DI DESA LENGKESE KECAMATAN MANGARABOMBANG)

Muh. Ilham

Abstract


KEP Amanah Marbo merupakan salah satu terobosan dalam rangka pemberdayaan petani dalam pengembangan usaha yang dikelola oleh petani sendiri secara profesional di sektor pertanian dan bergerak di bidang Hidroponik. Permasalahan awal yang dihadapi oleh KEP Amanah Marbo adalah permodalan. Oleh karena tingginya biaya investasi yang dikeluarkan oleh pemilik usaha, maka diperlukan analisis kelayakan secara finansial yang baik dan analisis pengembangan usahatani hidroponik kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses produksi usahatani hidroponik, mengevaluasi kelayakan finansial usahatani hidroponik, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat (internal dan eksternal) dalam pengelolaan hidroponik dan merumuskan strategi pengembangan usahatani hidroponik yang dikelola pada KEP Amanah Marbo di Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis kelayakan dilakukan dengan metode NPV, Net B/C, Gross B/C, IRR dan Payback Perriod sedangkan strategi pengembangan ditentukan melalui Analisis SWOT. Hasil penelitian menjelaskan bahwa proses produksi usahatani hidroponik KEP Amanah Marbo memiliki tahapan yang sama yaitu diawali dengan persemaian, penanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen. Usahatani hidroponik KEP Amanah Marbo layak dijalankan dengan nilai NPV sebesar Rp 36.807.850, Net B/C sebesar 1,06, Gross B/C sebesar 1,54, IRR sebesar 13,58%, dan Payback Period selama 5 Tahun 3 Bulan 25 Hari. Strategi pengembangan yang dihasilkan adalah (1) Memanfaatkan greenhouse untuk meningkatkan produktivitas agar bisa memenuhi permintaan produk yang meningkat; (2) Mengoptimalkan tenaga kerja terampil untuk menjaga kualitas produk sehingga dapat mempertahankan loyalitas pelanggan; dan (3) Menggunakan produk berkualitas sebagai nilai jual untuk mendapatkan dukungan pemerintah dalam program pertanian modern.

Keywords


Hidroponik, Kelayakan Finansial, KEP, Strategi, SWOT

References


David, 2009. Manajemen Strategis. Dono Sunardi, penerjemah. Jakarta (ID) : Salemba Empat. Terjemahan dari : Strategic Management

Kasmir dan Jakfar. 2020. Edisi Revisi Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Prenadamedia Group.

Kadariah. 2001. Evaluasi Proyek Analisis Ekonomi Edisi 2001. Jakarta: LPFE UI.

Nurmalina, Rita. 2014. Studi Kelayakan Agribisnis. IPB Press. Bogor

Resh, H.M. 2013. Hydroponic Food Production: A Definitive GuideBook for the Advanced Home Gardener and the Commercial Hydroponic Grower. Newconcept Press, Inc. New Jersey.

Umar, R. Husein. 2009. Studi Kelayakan Bisnis Edisi 3. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.33096/wiratani.v9i1.557

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Muh. Ilham

 ___________________________________________________________
Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN 2614-5928
Published by Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0