ANALISIS KELAYAKAN BUDIDAYA UDANG VANAME BERDASARKAN KESESUAIAN PERAIRAN DI JAWA TENGAH

widhi netraning pertiwi

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung analisis kelayakan ekonomi budidaya udang vaname berdasarkan kesesuaian air. Kualitas air diukur dengan mengukur indikator suhu, pH, salinitas, dan DO/Oksigen Terlarut. Pengukuran kualitas air ini digunakan sebagai parameter keberhasilan budidaya udang vaname, karena kualitas air dapat memengaruhi pertumbuhan udang vaname. Penelitian ini dilakukan di Jawa Tengah, yaitu di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Pemalang. Hasil Penelitian Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa Kabupaten Pemalang memiliki nilai keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Kabupaten Purworejo, yaitu keuntungan Kabupaten Pemalang sebesar Rp 42.564.049, sedangkan keuntungan yang diperoleh di Kabupaten Purworejo sebesar Rp 38.345.793, meskipun budidaya udang vaname di kedua kabupaten ini layak dilakukan. Hal ini ditinjau dari kualitas air yang dihasilkan dari kedua kabupaten tersebut yang berbeda. Kabupaten Pemalang dianggap memiliki kualitas air yang ideal jika diukur dari suhu, salinitas, pH, dan DO untuk budidaya udang vaname, sehingga produksi udang vaname di Kabupaten Pemalang lebih tinggi daripada Kabupaten Purworejo, yang mengakibatkan keuntungan/manfaat yang lebih tinggi diperoleh dari budidaya udang vaname di Kabupaten Pemalang.


Keywords


Studi kelayakan, budidaya udang vaname, kesesuaian air.

References


Ali, F., & Waluyo, A. (2015). Tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan udang galah (Macrobrachium rosenbergii De Man) pada media bersalinitas. LIMNOTEK-Perairan Darat Tropis Di Indonesia, 22(1), 42–51.

Anas, P., Sudinno, D., & Jubaedah, I. (2015). Daya Dukung Perairan Untuk Budidaya Udang Vannamei Sistim Semi Intensif Dalam Pemanfaatan Wilayah Pesisir Kabupaten Pemalang. Jurnal Penyuluhan Perikanan Dan Kelautan, 9(2), 29–46. https://doi.org/10.33378/jppik.v9i2.61

Badan Pusat Statistik, 2022

Choeronawati, A. I., Prayitno, S. B., & Haeruddin, H. (2019). Studi Kelayakan Budidaya Tambak Di Lahan Pesisir Kabupaten Purworejo. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(1), 191–204. https://doi.org/10.29244/jitkt.v11i1.22522

Dolorosa, E., Masyhuri, Lestari dan Jamhari. 2014. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Perikanan Tambak Polikultur Bandeng-Udang Windu. Jurnal Social Economic of Agriculture 3(2): 20-36.

KKP, 2023. Budidaya Udang Vaname di Tambak Milenial (Milenial Shrimp Farming/MSF).https://kkp.go.id/djpb/bpbapsitubondo/artikel/34255-budidaya-udang-vaname-di-tambakmilenial-millenial-shrimp-farming-msf .

Lung, W.S. 1993. Water Quality Modelling; Application to Estuaria. Vol II CRC Press. Florida.

Meirinawati, H., & Iskandar, M. R. (2019). Karakteristik Fisika dan Kimia Perairan di Laut Jawa – Ambang Dewakang. Oseanologi Dan Limnologi Di Indonesia, 4(1), 41. https://doi.org/10.14203/oldi.2019.v4i1.140

Ramadhani, F., S. Purnawan & T. Khairuman. 2016. Analisis Kesesuaian Parameter Perairan Terhadap Komoditas Tambak Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Sig) Di Kabupaten Pidie Jaya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah 1 (1): 160-168

Suratiyah, Ken. 2011. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya : Jakarta




DOI: https://doi.org/10.33096/wiratani.v9i1.614

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 widhi netraning pertiwi

 ___________________________________________________________
Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN 2614-5928
Published by Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0