ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KOPI ARABIKA DI DESA BONE-BONE, KECAMATAN BARAKA, KABUPATEN ENREKANG
Ariella Ramadhani
Abstract
Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peran sangat penting dalam perekonomian nasional Produk kopi arabika Indonesia memiliki potensi sebagai kopi berkualitas tinggi. Kopi arabika paling cocok ditanam di daerah dengan ketinggian antara 1000 hingga 2100 meter di atas permukaan laut (mdpl). Semakin tinggi lokasi perkebunan, semakin baik pula cita rasa yang dihasilkan oleh biji kopi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan usahatani kopi arabika di Desa Bone-Bone, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang. Penelitian ini melibatkan populasi sebanyak 61 orang dengan sampel yang terdiri dari 25 orang. Analisis yang diterapkan untuk menentukan strategi pengembangan usahatani kopi arabika di Desa Bone-Bone menggunakan matriks posisi SWOT yang berada pada kuadran I (0,72 ; 0,54), sehingga strategi pengembangan yang disarankan adalah strategi agresif. Strategi agresif yaitu dengan memanfaatkan ketersediaan lahan, bibit, modal usahatani, dan tenaga kerja untuk mengembangkan bibit dan produksi usahatani kopi sesuai dengan informasi pasar dan meningkatkan kemampuan manejerial tenaga kerja lokal dalam menjalin kemitraan, pengadaan, dan penyediaan suplai kopi untuk mendapatkan posisi tawar (harga) yang lebih baik.
___________________________________________________________ Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis ISSN 2614-5928 Published by Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0